Aunti,sudah tujuh tahun berlalu.Tapi bintangnya tetap tidak bertambah.”Ucap Diana sambil terus menatap bintang dari balkon rumahnya bersama Auntin. “Benar,padahal kamu sudah sangat berjuang tujuh tahun terakhir ini.Tapi yang kau dapatkan hanya ketenaran bukan ketenangan hati.”Ucap Aunti merangkul Diana sambil terus menatap langit. “Tapi bukankah itu sudah lebih dari cukup, Aunti.Rumah mewah ini aku beli untuk Aunti dan aku merasa puas dengan itu.”Diana menatap Auntinya dengan perasaan yang sangat dalam. “Ya aku tahu itu.”Mata Auntinya masih tidak bisa lepas dari bintang di langit. “Oh ya,aku ingin memberi tahu.Kalau akan akan ke India besok.”Diana mengalihkan pembicaraan. “Tapi kau baru saja kembali,kenapa harus pergi lagi.”Aunti seperti tidak terima. “Tenanglah Aunti,aku akan pergi hanya untuk 2 hari saja.Mereka mendesakku untuk datang mencicipi masakan mereka.” “Tunda saja dahulu,apa kau sudah lupa bahwa lusa adalah hari ulang tahunku?.” “Tentu saja aku ingat.Tidak mungkin aku lupa...